Washington DC, Minggu 11 Januari 2026- Kimchi, makanan fermentasi tradisional asal Korea, meraih pencapaian baru di kancah internasional setelah resmi dicantumkan dalam Pedoman Diet untuk Warga Amerika (2025–2030)
Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan bersama Departemen Pertanian AS menonjolkan kimchi sebagai salah satu sumber utama untuk mendukung kesehatan usus dan menjaga keanekaragaman mikrobioma tubuh manusia
Penelitian menunjukkan bahwa mikrobioma yang seimbang tidak hanya bermanfaat bagi pencernaan, tetapi juga berperan krusial dalam fungsi kekebalan tubuh, metabolisme, hingga kesehatan mental
Kimchi unggul karena proses fermentasi alaminya menghasilkan bakteri asam laktat yang sangat tinggi. Data dari World Institute of Kimchi mengungkapkan bahwa jumlah bakteri baik ini dapat melonjak drastis dari 100.000 menjadi lebih dari 100 juta per gram saat kimchi matang sepenuhnya
Selain itu, kombinasi serat sayuran dan mikroba hidup dalam kimchi dinilai lebih efektif dalam menyehatkan usus dibandingkan konsumsi serat atau probiotik secara terpisah
Selain manfaat biologisnya, kimchi membawa nilai sejarah panjang yang telah diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Tak Benda melalui tradisi pembuatan komunal atau kimjang
Meski kaya akan manfaat anti-inflamasi dan mampu membantu tubuh merespons stres, para ahli tetap mengingatkan konsumen untuk mengonsumsinya secara seimbang
Mengingat kandungan sodiumnya yang cukup tinggi, kimchi disarankan sebagai pelengkap diet moderat, terutama bagi mereka yang terbiasa mengonsumsi makanan olahan dan kekurangan serat
sumber: The Korea Herald